Poin-Poin Penting Pp 7 Tahun 1977 Tentang Honor Pns

PP 7 Tahun 1977 berisi ihwal Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS). PP yang dikeluarkan pemerintahan presiden ke-2 RI Soeharto ini dikeluarkan dengan pertimbangan jika penggajian PNS menyerupai yang ditetapkan di PP No. 12 Tahun 1967 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil Republik Indonesia Tahun 1968 (PGPS-1968) (Lembaran Negara Tahun 1967 Nomor 24 , Tambahan Lembaran Negara Nomor 2833) dirasa telah tak sesuai lagi dengan keadaan , oleh alasannya itu mesti diubah.



PP 7 Tahun 1977 dibentuk dengan memikirkan aturan aturan di atasnya yakni : Pasal 5 ayat (2) UUD 1945; dan Undang-undang No. 8 tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian (Lembaran Negara tahun 1974 Nomor 55 , Tambahan Lembaran Negara Nomor 3041). Berdasarkan PP ini , PNS akan diberikan honor pokok sesuai kelompok ruang yang diputuskan untuk pangkat tersebut. Beberapa ketentuan penting dari PP 7 Tahun 1977 yakni :

1. Untuk mereka yang diterima selaku kandidat Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maka akan menerima honor pokok sebesar 80% dari honor pokok.

2. Untuk CPNS jika telah memiliki pengalaman kerja yang sanggup dipertimbangkan dalam menyeleksi honor pokok maka akan diberikan honor pokok yang segaris dengan pengalaman kerjanya yang telah ditetapkan selaku masa kerja golongan.

3. Pemberian honor pokok sebesar-besarnya diputuskan sesuai honor pokok maksimum untuk kelompok ruang yang bersangkutan sesudah diiris dua kali peningkatan honor terpola yang terakhir dari kelompok ruang tersebut.

4. Untuk yang diangkat eksklusif selaku Pegawai Negeri Sipil jika telah memiliki pengalaman kerja yang sanggup dipertimbangkan dalam menyeleksi honor pokok maka akan menerima honor pokok yang segaris dengan pengalaman kerja yang ditetapkan ke masa kerja golongan.

5. Untuk PNS yang ditetapkan dengan pangkat lebih tinggi dari pangkat usang maka akan menerima honor pokok gres sesuai pangkat gres yang segaris dengan honor pokok dan masa kerja kelompok dari kelompok ruang sesuai pangkat lama.

6. Untuk PNS yang diturunkan pangkatnya ke pangkat lebih rendah dari pangkat usang maka akan menerima honor pokok sesuai pangkat gres yang segaris dengan honor pokok dan masa kerja kelompok ruang sesuai pangkat lama.

7. Untuk pensiunan yang ditetapkan selaku pegawai bulanan , selain duit pensiun maka akan menerima honor pokok sesuai pangkat dan masa kerja kelompok yang dimiliki dikala pensiun.

8. Masa kerja yang sanggup dipertimbangkan dalam menyeleksi honor pokok untuk CPNS dan PNS diputuskan sesuai peraturan perundang-undangan yang ada.

9. Kecuali honor pokok , setiap PNS pun akan menerima : santunan keluarga , santunan jabatan , santunan pangan dan beberapa santunan lain.

10. Untuk PNS yang beristeri/bersuami maka akan menerima santunan isteri/suami sebanyak 5% dari honor pokok , dimana aturannya yakni jika suami isteri kedua-duanya yakni PNS maka santunan tersebut cuma ditemukan untuk yang memiliki honor pokok lebih besar.

11. Untuk PNS yang memiliki anak atau anak angkat dengan usia di bawah 18 tahun , belum pernah menikah , belum memiliki penghasilan sendiri , dan faktual yakni tanggungannya maka akan menerima santunan anak sebanyak 2% dari honor pokok bagi tiap-tiap anak. Tunjangan anak cuma diberikan optimal untuk 3 anak , tergolong 1 anak angkat.

12. Untuk PNS  yang memegang suatu jabatan tertentu maka akan menerima santunan jabatan yang berikutnya akan dikelola dengan Keputusan Presiden.

Tidak ada komentar untuk "Poin-Poin Penting Pp 7 Tahun 1977 Tentang Honor Pns"