Cek Perbedaan Umr Dan Umk
Dalam dunia buruh , berbagai jenis upah persyaratan minimum digunakan menyerupai Upah Minimum Regional (UMR) dan Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK). Apa perbedaan UMR dan UMK yang perlu diketahui para pekerja? Kebanyakan orang kerap memakai istilah UMR dibandingkan dengan UMK. Meskipun dikala ini UMR sudah diganti UMK. Besaran UMK dijumlah oleh Dewan Pengupahan Daerah.
Hanya saja , dari dulu para pekerja sudah begitu bersahabat dengan perumpamaan UMR. Di samping kedua perumpamaan tersebut , faktanya masih ada satu perumpamaan lain yakni Upah Minimum Provinsi (UMP). Perbedaan UMR dan UMK serta UMP pasti saja mesti diketahui para pekerja dan buruh pabrik. UMK yakni Upah Minimum Kota Kabupaten , UMR yakni Upah Minimum Regional sementara UMP yakni Upah Minimum yang berlaku di kota/kabupaten dalam lingkup provinsi tersebut.
Nilai UMK akan senantiasa lebih besar dari nilai UMP. Angka UMK sejatinya yakni gaji bagi para karyawan gres selaku dana pengaman atau batas minimum upah dengan masa kerja belum hingga satu tahun dan masih lajang. UMK yang dikeluarkan pemerintah tempat yakni acuan besaran upah yang mesti dibayarkan perusahaan terhadap pekerja di tempat tersebut. Sementara UMP hanya akan digunakan apabila kota atau kabupaten dalam provinsi itu belum memiliki dewan pengupahan daerah. Itu artinya suka tak suka perusahaan mesti mengacu ke besaran UMP dikala menetapkan besaran honor untuk karyawan mereka.
Berikut yakni angka UMK yang berlaku di aneka macam kota/kabupaten di seluruh Indonesia tahun 2019 :
- Kabupaten Karawang Rp 4.234.010
- Kota Bekasi Rp 4.229.756
- Kabupaten Bekasi Rp 4.146.126
- Kota Depok Rp 3.872.551
- Kota Bogor Rp 3.842.785
- Kabupaten Bogor Rp 3.763.405
- Kabupaten Purwakarta Rp 3.722.299
- Kota Bandung Rp 3.339.580
- Kabupaten Bandung Barat Rp 2.898.744
- Kabupaten Sumedang Rp 2.893.074
- Kabupaten Bandung Rp 2.893.074
- Kota Cimahi Rp 2.893.074
- Kabupaten Sukabumi Rp 2.791.016
- Kabupaten Subang Rp 2.732.899
- Kabupaten Cianjur Rp 2.336.004
- Kota Sukabumi Rp 2.331.752
- Kabupaten Indramayu Rp 2.117.713
- Kota Tasikmalaya Rp 2.086.529
- Kabupaten Tasikmalaya Rp 2.075.189
- Kota Cirebon Rp 2.045.422
- Kabupaten Cirebon Rp 2.024.160
- Kabupaten Garut Rp 1.807.285
- Kabupaten Majalengka Rp 1.791.693
- Kabupaten Kuningan Rp 1.734.162
- Kabupaten Ciamis Rp 1.733.162
- Kabupaten Pangandaran Rp 1.714.673
- Kota Banjar Rp 1.688.217
- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Rp 3.940.972
- Kota Cilegon Rp 3.913.078
- Kota Tangerang Rp 3.869.717
- Kota Tangerang Selatan Rp 3.841.368
- Kabupaten Tangerang Rp 3.841.368
- Kabupaten Serang Rp 3.827.193
- Kota Serang Rp 3.366.512
- Kabupaten Pandeglang Rp 2.542.539
- Kabupaten Lebak Rp 2.498.068
- Kota Semarang Rp 2.498.587
- Kabupaten Demak Rp 2.240.000
- Kabupaten Kendal Rp 2.084.393
- Kabupaten Semarang Rp 2.055.000
- Kota Salatiga Rp 1.875.325
- Kabupaten Grobogan Rp 1.685.500
- Kabupaten Blora Rp 1.690.000
- Kabupaten Kudus Rp 2.044.467
- Kabupaten Jepara Rp 1.879.031
- Kabupaten Pati Rp 1.742.000
- Kabupaten Rembang Rp 1.660.000
- Kabupaten Boyolali Rp 1.790.000
- Kota Surakarta Rp 1.802.700
- Kabupaten Sukoharjo Rp 1.783.500
- Kabupaten Sragen Rp 1.673.500
- Kota Magelang Rp 1.707.000
- Kabupaten Magelang Rp 1.882.000
- Kabupaten Karanganyar Rp 1.833.000
- Kabupaten Wonogiri Rp 1.655.000
- Kabupaten Klaten Rp 1.795.061
- Kabupaten Purworejo Rp 1.700.000
- Kabupaten Temanggung Rp 1.682.027
- Kabupaten Wonosobo Rp 1.712.500
- Kabupaten Kebumen Rp 1.686.000
- Kabupaten Banyumas Rp 1.750.000
- Kabupaten Cilacap Rp 1.989.058
- Kabupaten Banjarnegara Rp 1.610.000
- Kabupaten Purbalingga Rp 1.788.500
- Kabupaten Batang Rp 1.900.000
- Kabupaten Pekalongan Rp 1.859.885
- Kota Pekalongan Rp 1.906.922
- Kabupaten Pemalang Rp 1.718.000
- Kota Tegal Rp 1.762.000
- Kabupaten Tegal Rp 1.747.000
- Kabupaten Brebes Rp 1.665.850
- Kota Surabaya Rp 3.871.052
- Kabupaten Gresik Rp 3.867.874
- Kabupaten Sidoarjo Rp 3.864.696
- Kabupaten Pasuruan Rp 3.861.518
- Kabupaten Mojokerto Rp 3.851.983
- Kabupaten Malang Rp 2.781.564
- Kota Malang Rp 2.668.420
- Kota Batu Rp 2.575.616
- Kabupaten Jombang Rp 2.445.945
- Kabupaten Tuban Rp 2.333.641
- Kota Pasuruan Rp 2.575.616
- Kabupaten Probolinggo Rp 2.306.944
- Kabupaten Jember Rp 2.170.917
- Kota Mojokerto Rp 2.263.665
- Kota Probolinggo Rp 2.137.864
- Kabupaten Banyuwangi Rp 2.132.779
- Kabupaten Lamongan Rp 2.233.641
- Kota Kediri Rp 1.899.294
- Kabupaten Bojonegoro Rp 1.858.613
- Kabupaten Kediri Rp 1.850.986
- Kabupaten Lumajang Rp 1.826.831
- Kabupaten Tulungagung Rp 1.805.219
- Kabupaten Bondowoso Rp 1.801.406
- Kabupaten Bangkalan Rp 1.801.406
- Kabupaten Nganjuk Rp 1.801.406
- Kabupaten Blitar Rp 1.801.406
- Kabupaten Sumenep Rp 1.801.406
- Kota Madiun Rp 1.801.406
- Kota Blitar Rp 1.801.406
- Kabupaten Sampang Rp 1.763.267
- Kabupaten Situbondo Rp 1.763.267
- Kabupaten Pamekasan Rp 1.763.267
- Kabupaten Madiun Rp 1.763.267
- Kabupaten Ngawi Rp 1.763.267
- Kabupaten Ponorogo Rp 1.763.267
- Kabupaten Pacitan Rp 1.763.267
- Kabupaten Trenggalek Rp 1.763.267
- Kabupaten Magetan Rp 1.763.267
Hanya saja , dari dulu para pekerja sudah begitu bersahabat dengan perumpamaan UMR. Di samping kedua perumpamaan tersebut , faktanya masih ada satu perumpamaan lain yakni Upah Minimum Provinsi (UMP). Perbedaan UMR dan UMK serta UMP pasti saja mesti diketahui para pekerja dan buruh pabrik. UMK yakni Upah Minimum Kota Kabupaten , UMR yakni Upah Minimum Regional sementara UMP yakni Upah Minimum yang berlaku di kota/kabupaten dalam lingkup provinsi tersebut.
Nilai UMK akan senantiasa lebih besar dari nilai UMP. Angka UMK sejatinya yakni gaji bagi para karyawan gres selaku dana pengaman atau batas minimum upah dengan masa kerja belum hingga satu tahun dan masih lajang. UMK yang dikeluarkan pemerintah tempat yakni acuan besaran upah yang mesti dibayarkan perusahaan terhadap pekerja di tempat tersebut. Sementara UMP hanya akan digunakan apabila kota atau kabupaten dalam provinsi itu belum memiliki dewan pengupahan daerah. Itu artinya suka tak suka perusahaan mesti mengacu ke besaran UMP dikala menetapkan besaran honor untuk karyawan mereka.
Berikut yakni angka UMK yang berlaku di aneka macam kota/kabupaten di seluruh Indonesia tahun 2019 :
- Kabupaten Karawang Rp 4.234.010
- Kota Bekasi Rp 4.229.756
- Kabupaten Bekasi Rp 4.146.126
- Kota Depok Rp 3.872.551
- Kota Bogor Rp 3.842.785
- Kabupaten Bogor Rp 3.763.405
- Kabupaten Purwakarta Rp 3.722.299
- Kota Bandung Rp 3.339.580
- Kabupaten Bandung Barat Rp 2.898.744
- Kabupaten Sumedang Rp 2.893.074
- Kabupaten Bandung Rp 2.893.074
- Kota Cimahi Rp 2.893.074
- Kabupaten Sukabumi Rp 2.791.016
- Kabupaten Subang Rp 2.732.899
- Kabupaten Cianjur Rp 2.336.004
- Kota Sukabumi Rp 2.331.752
- Kabupaten Indramayu Rp 2.117.713
- Kota Tasikmalaya Rp 2.086.529
- Kabupaten Tasikmalaya Rp 2.075.189
- Kota Cirebon Rp 2.045.422
- Kabupaten Cirebon Rp 2.024.160
- Kabupaten Garut Rp 1.807.285
- Kabupaten Majalengka Rp 1.791.693
- Kabupaten Kuningan Rp 1.734.162
- Kabupaten Ciamis Rp 1.733.162
- Kabupaten Pangandaran Rp 1.714.673
- Kota Banjar Rp 1.688.217
- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Rp 3.940.972
- Kota Cilegon Rp 3.913.078
- Kota Tangerang Rp 3.869.717
- Kota Tangerang Selatan Rp 3.841.368
- Kabupaten Tangerang Rp 3.841.368
- Kabupaten Serang Rp 3.827.193
- Kota Serang Rp 3.366.512
- Kabupaten Pandeglang Rp 2.542.539
- Kabupaten Lebak Rp 2.498.068
- Kota Semarang Rp 2.498.587
- Kabupaten Demak Rp 2.240.000
- Kabupaten Kendal Rp 2.084.393
- Kabupaten Semarang Rp 2.055.000
- Kota Salatiga Rp 1.875.325
- Kabupaten Grobogan Rp 1.685.500
- Kabupaten Blora Rp 1.690.000
- Kabupaten Kudus Rp 2.044.467
- Kabupaten Jepara Rp 1.879.031
- Kabupaten Pati Rp 1.742.000
- Kabupaten Rembang Rp 1.660.000
- Kabupaten Boyolali Rp 1.790.000
- Kota Surakarta Rp 1.802.700
- Kabupaten Sukoharjo Rp 1.783.500
- Kabupaten Sragen Rp 1.673.500
- Kota Magelang Rp 1.707.000
- Kabupaten Magelang Rp 1.882.000
- Kabupaten Karanganyar Rp 1.833.000
- Kabupaten Wonogiri Rp 1.655.000
- Kabupaten Klaten Rp 1.795.061
- Kabupaten Purworejo Rp 1.700.000
- Kabupaten Temanggung Rp 1.682.027
- Kabupaten Wonosobo Rp 1.712.500
- Kabupaten Kebumen Rp 1.686.000
- Kabupaten Banyumas Rp 1.750.000
- Kabupaten Cilacap Rp 1.989.058
- Kabupaten Banjarnegara Rp 1.610.000
- Kabupaten Purbalingga Rp 1.788.500
- Kabupaten Batang Rp 1.900.000
- Kabupaten Pekalongan Rp 1.859.885
- Kota Pekalongan Rp 1.906.922
- Kabupaten Pemalang Rp 1.718.000
- Kota Tegal Rp 1.762.000
- Kabupaten Tegal Rp 1.747.000
- Kabupaten Brebes Rp 1.665.850
- Kota Surabaya Rp 3.871.052
- Kabupaten Gresik Rp 3.867.874
- Kabupaten Sidoarjo Rp 3.864.696
- Kabupaten Pasuruan Rp 3.861.518
- Kabupaten Mojokerto Rp 3.851.983
- Kabupaten Malang Rp 2.781.564
- Kota Malang Rp 2.668.420
- Kota Batu Rp 2.575.616
- Kabupaten Jombang Rp 2.445.945
- Kabupaten Tuban Rp 2.333.641
- Kota Pasuruan Rp 2.575.616
- Kabupaten Probolinggo Rp 2.306.944
- Kabupaten Jember Rp 2.170.917
- Kota Mojokerto Rp 2.263.665
- Kota Probolinggo Rp 2.137.864
- Kabupaten Banyuwangi Rp 2.132.779
- Kabupaten Lamongan Rp 2.233.641
- Kota Kediri Rp 1.899.294
- Kabupaten Bojonegoro Rp 1.858.613
- Kabupaten Kediri Rp 1.850.986
- Kabupaten Lumajang Rp 1.826.831
- Kabupaten Tulungagung Rp 1.805.219
- Kabupaten Bondowoso Rp 1.801.406
- Kabupaten Bangkalan Rp 1.801.406
- Kabupaten Nganjuk Rp 1.801.406
- Kabupaten Blitar Rp 1.801.406
- Kabupaten Sumenep Rp 1.801.406
- Kota Madiun Rp 1.801.406
- Kota Blitar Rp 1.801.406
- Kabupaten Sampang Rp 1.763.267
- Kabupaten Situbondo Rp 1.763.267
- Kabupaten Pamekasan Rp 1.763.267
- Kabupaten Madiun Rp 1.763.267
- Kabupaten Ngawi Rp 1.763.267
- Kabupaten Ponorogo Rp 1.763.267
- Kabupaten Pacitan Rp 1.763.267
- Kabupaten Trenggalek Rp 1.763.267
- Kabupaten Magetan Rp 1.763.267

Tidak ada komentar untuk "Cek Perbedaan Umr Dan Umk"
Posting Komentar