Berapa Umk Jakarta 2020? Berikut Perhitungannya

Presiden Jokowi pada pertengahan Agustus 2019 kemudian membacakan Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 di hadapan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Di dalamnya disebutkan bahwa perkembangan ekonomi nasional ditargetkan sebesar 5 ,3 % dimana sektor konsumsi dan investasi merupakan pendongkrak utamanya. Besaran tersebut lebih tinggi ketimbang sasaran perkembangan ekonomi pada APBN 2019 yang cuma 5 ,2 %.



Seperti diketahui angka perkembangan ekonomi nasional merupakan salah satu komponen dari besarnya peningkatan UMK (Upah Minimum Kota/Kabupaten) selain tingkat inflasi. Gabungan keduanya akan menyeleksi berapa besar peningkatan upah minimum yang hendak diterima pekerja di tahun depan. Misalnya saja UMK Jakarta tahun 2019 ditetapkan sebesar Rp 3.940.973 atau mengalami peningkatan 8 ,03% dari tahun 2018 yang sebesar Rp.3.648.035. Angka peningkatan 8 ,03% diperoleh dari tingkat inflasi 2 ,88% dan perkembangan ekonomi nasional sebesar 5 ,2%.

Berapa kira-kira UMK Jakarta 2020 bila menyaksikan angka perkembangan nasional 5 ,3 % dan tingkat inflasi dibentuk sama dengan tahun 2018 yang sebesar 2 ,88%? Itu artinya besar peningkatan UMK merupakan sebesar 8 ,13 % sehingga besar UMK Jakarta 2020 akan sebesar Rp.4.260.000 atau besar kenaikannya merupakan Rp.326.000. Setiap tahun , UMK Jakarta sebagaimana wilayah lain juga mengalami kenaikan. Dari data tahun 1997 sampai 2019 , UMK DKI memang terus naik sebagaimana daftarnya berikut ini :

UMK DKI Jakarta 1997 Rp. 172.500
UMK DKI Jakarta 1998 Rp. 198.500
UMK DKI Jakarta 1999 Rp. 231.000
UMK DKI Jakarta 2000 Rp. 286.000
UMK DKI Jakarta 2001 Rp. 426.300
UMK DKI Jakarta 2002 Rp. 591.300
UMK DKI Jakarta 2003 Rp. 631.600
UMK DKI Jakarta 2004 Rp. 671.600
UMK DKI Jakarta 2005 Rp. 711.800
UMK DKI Jakarta 2006 Rp. 819.100
UMK DKI Jakarta 2007 Rp. 816.100
UMK DKI Jakarta 2008 Rp. 972.600
UMK DKI Jakarta 2009 Rp. 1.069.900
UMK DKI Jakarta 2010 Rp. 1.118.000
UMK DKI Jakarta 2011 Rp. 1.290.000
UMK DKI Jakarta 2012 Rp. 1.529.150
UMK DKI Jakarta 2013 Rp. 2.200.000
UMK DKI Jakarta 2014 Rp. 2.441.000
UMK DKI Jakarta 2015 Rp. 2.700.000
UMK DKI Jakarta 2016 Rp. 3.100.000
UMK DKI Jakarta 2017 Rp. 3.355.750
UMK DKI Jakarta 2018 Rp. 3.648.035
UMK DKI Jakarta 2019 Rp 3.940.973

Meski terhitung tinggi tetapi UMR DKI Jakarta 2019 masih kalah dengan wilayah tetangganya yakni Karawang (Rp.4.234.000) , Kota Bekasi (Rp.4.231.000) dan Kabupaten Bekasi (Rp.4.226.000). Berikut data lengkap besarnya UMR wilayah Jabodetabek 2019 :

Kabupaten Karawang Rp 4.234.010
Kota Bekasi Rp 4.229.756
Kabupaten Bekasi Rp 4.146.126
Kota Depok Rp 3.872.551
Kota Bogor Rp 3.842.785
Kabupaten Bogor Rp 3.763.405
Kota Tangerang Rp 3.869.717
Kota Tangerang Selatan Rp 3.841.368
Kabupaten Tangerang Rp 3.841.368

Tidak ada komentar untuk "Berapa Umk Jakarta 2020? Berikut Perhitungannya"