Contoh Dan Tindakan Menyusun Rpp Versi Saintifik Kala 21 - Kelas Online

RPP - Selamat tiba kembali di Kelas Online , pada semester 1 ganjil tahun pelajaran 2019/2020 ini , berikut admin bagikan mengenai Contoh dan Langkah-Langkah Menyusun RPP Model Saintifik Abad 21.
Contoh dan Langkah-Langkah Menyusun RPP Model Saintifik Abad 21

Namun , sebelum anda menyaksikan Contoh dan Langkah-Langkah Menyusun RPP Model Saintifik Abad 21 apalagi dulu silahkan anda simak klarifikasi singkat mengenai Karakteristik Guru Abad 21 dan Karakteristik Siswa Abad 21.

Karakteristik Guru Abad 21
 Karakteristik guru dalam kala 21 antara lain: 
  1. Guru disamping selaku fasilitator , jugaharus menjadi motivator dan inspirator.
  2. Salah satu prasyarat terpenting biar guru bisa mentrasformasikan diri dalam era pedagogi siber atau era digital , yakni tingginya minat baca.
  3. Guru pada kala 21 mesti memiliki kesanggupan untuk menulis.
  4. Guru kala 21 mesti inovatif dan inovatif dalam meningkatkan sistem mencar ilmu atau mencari pemecahan masalah-masalah mencar ilmu , sehingga meningkatkan mutu pembelajaran berbasis TIK.
  5. Karakteristik guru kala 21 di tengah pesatnya kemajuan era teknologi digital , bagaimanapun mesti bisa menjalankan transformasi kultural.

Jenjang kompetensi TIK yang semestinya dimiliki oleh seorang pengajar atau guru untuk menerapkan model e-learning meliputi lima tahapan. Upaya dini yang mesti dilaksanakan oleh pegelola sekolah yakni menyiapkan SDM guru yang melek TIK (ICT literate). Ciri-ciri utama seorang guru yang melek TIK merupakan guru yang menggunakan TIK secara sempurna , menurut keperluan mencar ilmu , kompetensi , karakteristik isi atau mata asuh , ketersediaan sarana. Selanjutnya ia bisa mensinergikan kompetensi ini dalam penghidangan di kelas konvensional , yakni bareng dengan penerima didik menggunakan TIK untuk proses mencar ilmu dan mengajar. 

Adapun guru yang cakap meggunakan TIK sanggup menjadi guru TIK , yakni menularkan sikap positif dan mengintegrasikannya dalam materi asuh TIK serta menumbuhkan kesadaran dalam berinternet sehat , misalnya ia sanggup menerangkan bagaimana mengakses jejaring sosial sekaligus memanfaatkannya untuk diskusi sebuah mata asuh tertentu (Salma , 2016: 4). Oleh alasannya itu , sehabis guru memiliki karakteristik yang cocok dengan permintaan kala 21 yang serba digital , maka seorang guru juga perlu memiliki kompetensi di bidang perancangan atau desainer pembelajaran.

Disainer pembelajaran menjadi sosok yang mesti lebih banyak berperan dalam menyelenggarakan e-learning. Disainer pembelajaran yakni jago yang terbuka dan dinamis , bisa memecahkan perkara di tingkat trouble shooting , di depan monitor , atau sampai menjadi problem solver dalam tatanan bikin proses mencar ilmu maya yang “hidup” , interaktif , dan manusiawi (Salma , 2016: 5).
    

Karakteristik Siswa Abad 21

Siswa kala 21 juga dituntut memiliki abjad kecakapan sosial dalam interaksi antarbudaya dan antarbangsa , alasannya dunia makin mengglobal dan menjadi satu kesatuan. Jika ingin meningkatkan banyak sekali pengetahuan dan kemampuan , serta keahlian yang cocok dengan minatnya , siswa bisa menyebarkan (sharing) dengan banyak sekali siswa di seluruh dunia. Dunia siber sudah menyediakan akomodasi mencukupi untuk bisa berkomunikasi terhadap semua orang lewat internet atau pun media lazim ke seluruh dunia. Karena itu mencar ilmu dalam ruang virtual memungkinkan untuk menyebarkan ilmu pengetahuan dan keahlian sesuai dengan minat dan bakatnya.

Dalam pada itu , siswa pada era digital juga dituntut untuk memiliki kesanggupan bermitra secara tim , bukan saja antarsiswa di lingkungan kelasnya , namun bisa menembus batas ruang dan waktu , ke dunia siber antarsiswa di seluruh dunia. Kerjasama dalam ini konteks ini menuntut kesanggupan inovatif dan daya inovatif biar apa yang dimiliki siswa memang memiliki daya tawar tinggi sehingga memukau perhatian. Misalnya pengetahuan dalam bidang robotik , budidaya tumbuhan , dunia permainan , dan temuan inovatif lain yang berkhasiat bagi pemecahan perkara , yakni hal-hal yang memukau perhatian generasi digital natif remaja ini.

Akhirnya , siswa pada kala 21 juga perlu memiliki kecakapan dalam bidang kepemimpinan produktif dan akuntabel. Artinya apa yang dipersiapkan dalam bidang keahlian masing-masing mesti sungguh-sungguh bisa dievaluasi secara fair , sehingga teruji. Ini enting untuk mencari keyakinan dalam komunikasi antarbangsa antarkultur di dalam dunia virtual. Oleh alasannya itu kepemimpinan produktif memang mesti dibarengi sikap tanggung jawab terhadap apa yang sudah dipastikan secara bareng tentang banyak sekali hal yang berhubungan dengan kreativitas dan inovasi.

Begitulah , banyak sekali karakteristik yang dituntut dalam era digital , yang seluruhnya memang mesti dilandasi oleh sikap keingintahuan tinggi dan kehendak untuk maju dan progresif. Di atas itu semua , dalam era digital dalam penduduk jejaring kini ini yakni kesanggupan mencar ilmu mandiri. Makara siswa zaman now mau tidak mau mesti memiliki kesanggupan mencar ilmu sanggup berdiri diatas kaki sendiri , alasannya media gres sudah menyediakan banyak sekali keterangan yang begitu melimpah. Jika sudah memiliki kesanggupan mencar ilmu sanggup berdiri diatas kaki sendiri , maka pemanfaatan akomodasi mencar ilmu berbasis web yang bersifat serba digital.


Langkah-Langkah Menyusun RPP Model Saintifik Abad 21
Berikut ini tindakan penyusunan RPP saintifik kala 21 , silahkan Bapak/Ibu guru cermati yang sudah admin cantumkan di bawah ini:
  1. Menyiapkan materi yakni silabus , buku sumber yang berkaitan , sintak dari urutan model-model pembelajaran yang diseleksi , menginventarisasi sumber mencar ilmu lain yang mungkin aplicabel dan bisa dimanfaatkan selaku fasilitas pembelajaran. 
  2. Setelah menyiapkan silabus dan materi lalu: memeriksa silabus mengidentifikasi materi pembelajaran yang menunjang pencapaian kompetensi dasar (KD) , memutuskan tujuan meningkatkan pembelajaran , pembagian terorganisir mengenai jenis penilaian , memutuskan alokasi waktu , memutuskan sumber belajar.
  3. Langkah pembelajaran model saintifik ada 5 yaitu: mengamati , menanya , menghimpun keterangan , mengasosiasi dan mengomunikasikan. Kelima tahapan ini wajib timbul di RPP jadi kekhasan dari RPP kala 21 saintifik yakni pada kelima faktor ini bapak/ibu.
  4. KD-KD diorganisasikan ke dalam 4 KI. KI -1 berkaitan  dengan sikap diri terhadap Tuhan. KI - 2 berhubungan dengan abjad diri dan sikap sosial.  KI - 3 berisi KD tentang pengetahuan terhadap materi asuh , sedangkan KI - 4 berisi KD tentang penghidangan keterampilan.

KI - 1dan KI -2 mesti dikembangkan dan ditumbuhkan lewat proses pembelajaran setiap materi pokok yang tercantum dalam KI - 3 maupun KI - 4 untuk semua mata pelajaran. KI - 1 dan KI - 2 tidak diajarkan eksklusif namun indirect teaching pada setiap acara pembelajaran.

Contoh RPP SD/SMP/SMA/SMK Abad 21 4C High Order Thinking 
Adapun untuk teladan RPP Abad 21 4C Hots , admin berikan salah satu mapel pada potensi kali ini , mudah-mudahan bisa membuat rujukan untuk Bapak/Ibu sekalian dalam penyusunan RPP kala 21 4c High Order Thinking.

Salah satu yang menonjol pada RPP kala 21 ini yakni terletak pada elemen 4 C yakni creative , collaborative , creative dan communicative.

Apa perbedaan fundamental di RPP kala 21 ini?. 
Pertama kompetensi dasar berisikan 1 satu pasang KD menampung faktor pengetahuan dan keterampilan. Ini sudah ada di lampiran silabus geografi , tinggal kopas aja jadi se Indonesia niscaya sama.

Kedua sistem pembelajaran diarahkan pada saintifik method atau pembelajaran yang berpusat pada siswa alias student centre. Anda bisa memutuskan model-model mencar ilmu yang banyak mulai dari yang inquiry , problem based , cooperative jigsaw dan macam-macam lah , ada banyak sumbernya di internet juga.

Ketiga dalam tindakan acara pembelajaran mesti menampung komponen 4C (Colaborative , Creative , Critical Thinking dan Communication). Dari mulai apersepsi juga mesti pandai bikin pertanyaan pembuka yang bikin siswa tergugah untuk mencar ilmu dan bersifat kontekstual.

Keempat dari segi penilaian beritpe autentik berisikan penilaian pengetahuan , sikap dan keterampilan. Semuanya punya rubrik masing-masing.

Berikut teladan RPP Geografi Abad 21 4C kelas XI tentang materi dinamika penduduk.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah                        : Sekolah Menengan Atas KELAS ONLINE
Mata Pelajaran             : Geografi
Kelas/Semester            : XI IIS & Lintas Minat/Ganjil 
Materi Pokok               : Dinamika Penduduk Indonesia
Alokasi Waktu             : 3 x 45’ (1 pertemuan)

  1. Kompetensi Inti
KI 1 Menghayati dan mengamalkan pedoman agama yang dianutnya
KI 2 Menghayati dan mengamalkan sikap (jujur , disiplin , tanggungjawab , peduli , santun , ramah lingkungan , serentak , koordinasi , cinta hening , responsif dan pro-aktif) dan pertanda sikap selaku kepingan dari penyelesaian atas banyak sekali permasalahan bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri selaku cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3 Memahami , menerapkan , menganalisis pengetahuan faktual , konseptual , prosedural menurut rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan , teknologi , seni , budaya , dan humaniora dengan pengetahuan kemanusiaan , kebangsaan , kenegaraan , dan peradaban terkait penyebab fenomena dan insiden , serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan talenta dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4 Mengolah , menalar , dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak  terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara sanggup berdiri diatas kaki sendiri , dan bisa menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan
  1. Kompetensi Dasar
3.5 Menganalisis dinamika kependudukan di Indonesia untuk penyusunan rencana pembangunan
4.5 Menyajikan data kependudukan dalam bentuk peta , tabel , grafik , dan/ atau gambar

  1. Indikator
4.5.1        Memahami faktor-faktor yang mensugesti dinamika kependudukan
4.5.2        Menganalisis mobilitas penduduk
4.5.3        Menganalisis penyelesaian permasalahan dinamika kependudukan di Indonesia


  1. Tujuan
Melalui pembelajaran problem based learning , penerima didik sanggup menganalisis dinamika kependudukan di Indonesia terkait pertumbuhan dan mobilitas penduduk yang tinggi beserta solusinya untuk penyusunan rencana pembangunan dan menyuguhkan data kependudukan dalam bentuk peta , tabel , grafik , dan / atau gambar dengan sarat tanggung jawab , berdaya kritis , inovatif dan berkolaborasi.

  1. Materi Pembelajaran
Faktual
1.      Dinamika penduduk Indonesia masa ke masa
2.      Fenomena mobilitas penduduk dan permasalahannya di Indonesia
Konseptual
    1. Faktor dinamika penduduk Indonesia
    1. Faktor mobilitas penduduk Indonesia
Prosedural
1.      Penyajian data statistik dinamika penduduk Indonesia masa ke masa
Metakognitif
1.      Menganalisa dan mendapatkan penyelesaian permasalahan dinamika penduduk Indonesia

  1. Metode:
    1. Pendekatan      : Scientific learning
    1. Model              : Problem Based Learning
    1. Metode            : Diskusi kolaboratif

  1. Media/Alat/Sumber
        Bahan penyajian (Power Point) Materi Dinamika Penduduk
        Film pendek tentang fenomena dinamika penduduk dan mobilitas penduduk di Indonesia
Alat:
a.          LCD Proyektor , Laptop , Handphone
Sumber:
        Setiawan , Agnas. 2018. Membuka Wawasan dengan Geografi Kelas XI SMA/MA. Yogyakarta. Deepublish
        Data statistik kependudukan
        Artikel web yang relevan
        Peta sebaran penduduk Indonesia

  1. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan
Deskipsi
Alokasi Waktu
Muatan Pembelajaran
Pendahuluan
1.      Guru mengucap salam dan menyapa siswa kemudian berdoa
2.      Guru mengecek kesiapan penerima didik sebelum acara pembelajaran
3.      Guru menyodorkan motivasi mencar ilmu terhadap penerima didik
4.      Apersepsi , guru memperlihatkan film pendek seputar fenomena kontemporer selama +/- 5 menit tentang pulang kampung lebaran
5.      Guru membangun pertanyaan awal
“Coba siapa yang kemarin idul fitri pulang kampung ke kampung halaman?”
“Kira-kira sejak kapan sih pulang kampung itu jadi fenomena yang “wow banget” di Indonesia?
Guru kemudian menyodorkan permasalahan kependudukan yang terjadi di Indonesia di sekarang ini menurut fenomena di cuplikan video tadi
6.      Guru kemudian mengaitkan video pembuka tadi dengan indikator pembelajaran/kompetensi dasar yang hendak diraih pada konferensi ini
15 menit
PPK : religius




PPK : Disiplin




Kecakapan kala 21 : berfikir kritis

PPK : rasa ingin tahu

Kecakapan kala 21 : komunikasi

Kegiatan Inti
1.     Mengorientasikan
1.      Peserta didik membentuk kalangan dengan anggota 4-5 orang
2.      Peserta didik dalam ke-lompoknya mengidentifikasikan permasalahan terkait dinamika kependudukan.
3.      Masalah yang dihidangkan yakni kelahiran yang tinggi dan mobilitas penduduk memicu pergantian struktur penduduk dan permasalahan baru
4.      Guru mengajukan permasalahan yang berhubungan dengan perkara yang dihidangkan selaku materi diskusi bareng dengan kelompoknya




2.     Mengorganisasikan acara pembelajaran
1.      Peserta didik diberikan potensi untuk memperdalam literatur untuk mendapat jawaban dari permasalahan selaku materi diskusi jawaban dari kelahiran yang tinggi dari isu yang sudah disajikan
2.      Peserta didik diberikan potensi untuk bertanya (pertanyaan ditulis) dari analisis permasalahan
3.      Guru mendampingi penerima didik dalam menangani dan mengorganisasikan kiprah yang berafiliasi dengan perkara yang dihadapi

3.     Membimbing pengusutan sanggup berdiri diatas kaki sendiri dan kelompok
Peserta didik menyidik insiden terkait permasalahan yang diberikan terkait hubungan kelahiran yang tinggi dan mobilitas terhadap dinamika penduduk lewat diskusi kalangan menghimpun keterangan dari banyak sekali sumber seumpama buku dan internet dengan panduan guru

4.     Mengembangkan dan menyuguhkan hasil karya
Peserta didik dalam kelompoknya menyiapkan dan menyiapkan karya selaku hasil dari pemecahan perkara dari keterkaitan antara kelahiran yang tinggi dan mobilitas penduduk dengan proses pemecahan permasalahan terkait dinamika penduduk


5.     Menganalisis dan penilaian proses pemecahan masalah
1.      Menganalisa keterkaitan kelahiran yang tinggi dan mobilitas penduduk dengan konsep dinamika penduduk
2.      mengevaluasi proses pemecahan permasalahan
3.      peserta didik mempresentasikan penyelesaikan permasalahan dari diskusi per kelompok
4.      Peserta didik dibantu oleh guru , menjalankan refleksi terhadap proses keterkaitan antara kelahiran yang tinggi dengan konsep dinamika penduduk
5.       Peserta didik menyusun kesimpulan dengan kode dari guru
100 menit
PPK : kerjasama




PPK: rasa ingin tahu





Kecakapan kala 21 : pemecahan masalahan




PPK: tanggung jawab





Literasi



HOTS : analisis







Kecakapan kala 21 : kolaborasi






Kecakapan kala 21: kritis






Literasi



















HOTS : analisis





HOTS : evaluasi






Kecakapan kala 21 : komunikasi

Penutup
Kegiatan epilog meliputi :
1.      Guru membimbing penerima didik untuk bikin rangkungan/ selesai dari pembelajaran
2.      Guru beserta penerima didik menjalankan refleksi terhadap pembelajaran yang sudah dilaksanakan
3.       Peserta didik menyediakan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran
4.      Melakukan acara tindak lanjut dalam bentuk tugas
5.      Menginformasikan planning acara pembelajaran untuk konferensi selanjutnya
6.      Berdoa sebelum menutup pembelajaran
7.      Guru menutup pembelajaran dengan menyodorkan salam

20 menit
PPK : kerjasama

Kecakapan kala 21 : kolaborasi







PPK : tanggung jawab



PPK: religius


  1. Instrumen Penilaian
Penilaian

Teknik Penilaian
Rubrik Penilaian
Instrumen Penilaian
Remedial
( < KKM)
Pengayaan
( >KKM)
Sikap

: Observasi
Terlampir
1)      Pembelajaran ulang
2)      Pemberian panduan secara khusus
3)      Pemberian tugas-tugas latihan secara khusus
4)      Pemanfaatan tutor sebaya
1)      Belajar kelompok
2)      Belajar mandiri
3)      Pembelajaran berbasis tema

Pengetahuan

: Tes lisan  & tertulis
Keterampilan

: Portofolio
 
LAMPIRAN RUBRIK PENILAIAN
1.     Pengetahuan
Teknik Penilaian : Tes Post Tertulis
Bentuk Instrumen : Esai 5 soal
Rincian Soal
1.     Jelaskan faktor-faktor yang memengaruhi dinamikapenduduk Indonesia! (total poin = 4)
2.      Mengapa pulang kampung menjadi tradisi di Indonesia? (total poin = 4)
3.      Jelaskan perkara yang ditimbulkan dari tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi di Indonesia? (total poin = 4)
4.      Apa efek fenomena pulang kampung bagi lingkungan hidup! (total poin = 4)
5.     Sebutkan faktor pendorong dan penarikmobilitas penduduk! (total poin = 4)
KRITERIA SKOR TOTAL: 4 x 5 = 20
SKOR AKHIR 20 x 5 = 100 (jika benar semua)

Konversi Skor Pengetahuan
NILAI KUANTITATIF
NILAI KUALITATIF
>80
sangat  memuaskan (A)
70-79
memuaskan (B)
60-69
cukup (C)
<60
kurang (D)

2.      Sikap
Teknik Penilaian : Observasi
BentukInstrumen : Lembar Observasi
NO
Nama
INDIKATOR
TOTAL
Disiplin
Tanggung Jawab
Kerjasama
Kreativitas
Toleransi
Percaya Diri
1
Udin







2
Junaedi







3








Kriteria penilaian sikap: 1 = kurang , 2= cukup , 3 = baik , 4 = sungguh baik
3.      Keterampilan
Teknik Penilaian  : Produk
Bentuk Instrumen : Penilaian Hasil Diskusi

Kelompok:....................
ASPEK PENILAIAN
NILAI
BOBOT
JUMLAH
1
2
3
4
5
Kesesuaian isi dengan tema perkara (Kolaborasi)





20%

Kualitas hasil telaah dan diskusi (Kreatif dan Berpikir Kritis)
-       Kerapihan tulisan
-       Kedalaman materi
-       Gaya penulisan





50%

Penyampaian materi (Komunikasi)





30%

JUMLAH
100%


Kriteria penskoran
1.      Tidak sesuai (0%)
2.      Kurang sesuai (1-25%)
3.      Cukup sesuai (26-50%)
4.      Sesuai (51-75%)
5.      Sangat sesuai (76-100%)

NILAI AKHIR = (SKOR x BOBOT)   
                                      5

Jakarta , Juni 2019
Mengetahui ,
Kepala Sekolah Menengan Atas Kelas Online


Kelasonline , M. Hum







Guru Mata Pelajaran


Kelas Online , S. Pd.
 Demikian yang modern dari Kelas online mengenai Contoh dan Langkah-Langkah Menyusun RPP Model Saintifik Abad 21
 

 

Tidak ada komentar untuk "Contoh Dan Tindakan Menyusun Rpp Versi Saintifik Kala 21 - Kelas Online"